“Terima Kost Cowok Muslim di puskopkar blok B4 No 17 hubungi 0778-7809346 ….”
Demikian isi pamflet yang saya tempel di pintu masuk perumahan kos-kosan saya kemarin. Ada beberapa lembar yang tak tempel di dinding-dinding rumah orang
, di gerbang masuk perumahan, dan tempat-tempat lain. Rasanya agak aneh lah walau ini bukan pamflet kos-kosan yang pertama saya tempel. Mungkin karena kamarnya banyak kali ya. Kalo dulu saya hanya perlu nyari satu dua orang yang mau ngontrak di rumah saya. Kalo sekaranng minimal yang harus saya dapatkan anak kosnya 18 orang.
18 orang saja kok rasanya berat. Mungkin karena saya denger kata orang susah nyari anak kost cowok di batam ni, apalagi yang muslim. Memang kebanyakan pendatang di batam ini adalah cewek-cewek. Agaknya ini peluang saya untuk belajar menyingkirkan pikiran negatif. Seperti cerita-cerita dari beberapa postingan di milis, “Apa yang anda pikirkan” maka itu lah yang akan terjadi. Jadi kalo saya membenarkan pikiran kalo nyari anak kos cowok muslim itu susah, maka yang terjadi malah memang susah nyari anak kos cowok muslim.
So, saatnya saya teriakan “Nyari anak kost cowok muslim itu mudah”, sambil ngebayangin kos-kosan saya penuh semuanya, dan memikirkan bagaimana caranya.


Pak Doni, boleh tau…knp harus yg muslim?
apa ada yg salah jika non muslim tp butuh tempat tinggal, bukanny di artikel bapak yg lain, kita harus mau membantu org lain yg membutuhkan bantuan?
Terima kasih.
Itu permintaan anak-anak kos di tempat saya pak. Jadi saya ngikut saja.